Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Tatkala Allah Membentangkan Sembilan Puluh Sembilan Lembar Catatan Amal

0

Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Di hari Kiamat kelak (pada saat Allah akan memanggil seorang dari umatku dari antara seluruh makhluk yang ada. Allah lalu membentangkan di hadapannya sembilan puluh sembilan lembar catatan (amalnya ketika di dunia) di mana panjang setiap lembaran adalah sejauh mata memandang.

Allah kemudian berkata kepada-nya, ‘Apakah ada yang engkau ingkari dari catatan ini? Apakah kedua malaikat-Ku yang bertugas mengawasimu telah menzalimimu?’

Hamba itu menjawab, ‘Tidak ada wahai tuhanku.’

Allah lalu bertanya lagi, ‘Apakah engkau memiliki pembelaan (pada hari) atau pernah melakukan suatu kebaikan?’

Laki-laki itu kembali menjawab sambil tercengang, ‘Tidak ada wahai Tuhanku.’

Allah lalu berkata, ‘Sesungguhnya dirimu tercatat memiliki satu kebaikan di sisi Kami (Pada hari ini engkau sedikit pun tidak akan dirugikan.’

Selanjutnya terlihat keluar sebuah kartu yang bertuliskan asyhadu allaa ilaaha iliallah wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhuu wa rasuuluhuu.

Allah lalu berkata, ‘Bawa ia kemari!’

Laki-laki itu kemudian berkata, ‘Wahaj Rabb, untuk apa kartu maupun lembaran-lembaran ini?’

Kepadanya lalu dikatakan, ‘Engkau tidak akan dizalimi!’

Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam melanjutkan ceritanya, Seluruh lembaran catatan itu lalu diletakkan di atas timbangan. Akan tetapi, kartu itu ternyata masih lebih berat padahal tidak ada sesuatu pun yang membuatnya menjadi berat.'” (HR Ahmad) []

Baca juga: Sahabat di Dunia dan Bertetangga di Akhirat

Sumber: Jiwa dalam bimbingan Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam/Penulis: Dr Saad Riyadh/Penerbit: Muassasah Iqra,2004

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

you're currently offline