Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Sungguh Benar Apa Kata Nabi Muhammad SAW

0

Khalifah Abbasiyah, Harun ar-Rasyid, menginginkan agar setiap orang yang telah melihat Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wasallam semasa hidupnya dibawa ke hadapannya. Setelah beberapa waktu, seorang wanita yang sudah sangat tua dibawa ke hadapan khalifah.

Khalifah bertanya kepada wanita tua itu, “Apakah Anda melihat sendiri Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wasallam?”

Dia berkata, “Ya,Tuan!”

Khalifah lalu bertanya, apakah ia ingat setiap ucapan dari beliau.

Dia menjawab “Ya, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda, ‘Ketika usia tua datang, dua hal menjadi muda, yaitu angan-angan dan keserakahan’.”

Khalifah mengucapkan terimakasih dan memberinya uang seratus dinar. Wanita itu pun berterimakasih kepada khalifah, lalu dia pulang. Setelah melewati setengah jalan, muncul pemikiran dalam benaknya dan dia ingin dibawa ke hadapan khalifah sekali lagi.

Ketika dia dihadirkan, khalifah bertanya, “Baiklah, mengapa kau kembali?”

Wanita itu menjawab, “Saya datang hanya untuk menanyakan apakah uang yang Anda berikan kepada adalah untuk sekali ini saja atau akan terus diberikan setiap tahun?”

Sang khalifah berpikir, “Sungguh benar apa kata Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wasallam.”

Wanita itu berharap hidup bahkan sampai sekarang dan dia juga memiliki keserakahan pada uang.

Khalifah berkata, “Jangan khawatir, Anda akan dibayar setiap tahun.”

Wanita itu pulang. Tetapi dalam perjalanan, dia mengembuskan napasnya yang terakhir. []

Sumber: Manisnya Kopi Asin, Merajut Hati Meraih Kebahagiaan Hakiki/Penulis: Irwan Kurniawan/Penerbit: Majlis Ta’lim Ibadurrahman,2011

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

you're currently offline