Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Saat Rencana Membunuh Nabi Itu Sudah Dirancang dan Pedang Sudah Terayun

0

Diceritakan bahwa suatu saat, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam terlelap sendirian di bawah pohon. Da’sur, seorang penunggang kuda yang sangat memusuhi Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam datang menghampirinya. Terganggu oleh suara berisik, Rasulullah membuka kedua matanya dan melihat sebilah pedang mengkilap terayun-ayun tepat di atas kepala beliau.

“Siapa yang akan melindungimu sekarang?” bentak Da’sur kasar dan mengejek. “Allah,” jawab Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tenang dan penuh percaya diri.

Da’sur tersentak oleh jawaban yang sangat tenang itu. Tubuhnya bergetar hingga membuat pedangnya lepas dari tangan. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bangkit, lalu memungut pedang itu seraya bertanya, “Siapa yang akan melindungimu sekarang?” “Tidak ada,” jawab ksatria musyrik itu.

Related Posts

Dua Orang Utusan yang Datang kepada Rasulullah

“Ada,” kata Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Allah juga yang akan melindungimu. Ambil kembali pedangmu, dan pergi dari sini!”

Sang ksatria yang keheranan itu beranjak pergi, namun tidak lama kemudian ia melangkah kembali ke arah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan menyatakan masuk Islam.

Sumber: Jejak Rasulullah

Leave A Reply

Your email address will not be published.

you're currently offline