Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Mengapa Kamu Mengirimkan Orang yang Berbeda Agama denganku?

0

Pada masa Khalifah Umar bin Khattab, ada beberapa kebijakan yang dibuat oleh umar Umar dalam melarang kaum muslimin untuk mempekerjakan orang non muslim, melarang sebagian kafir dzimmi untuk berpakaian atau berpenampilan seperti kaum muslimin, dan mengusir mereka dari Jazirah Arab dengan maksud untuk menghindari tipu daya dan pengkhianatan mereka. Pelarangan Umar kepada Kaum Muslimin untuk mempekerjakan Ahlul Dzimmah adalah demi mencapai keadilan, menghindari kezhaliman dan nepotisme.

Hal ini dijelaskan dalam perkataannya, “Aku melarang kalian untuk mempekerjakan ahlul kitab adalah karena mereka sering menghalalkan suap menyuap!”

Pada suatu hari, Umar bin Khaththab pernah meminta kepada Abu Musa agar mengirim seorang akuntan kepadanya. Maka, Abu Musa pun mengirimkan seorang akuntan Nasrani. Lalu, Umar berkata kepada Abu Musa, “Aku meminta kepadamu untuk mengirimkan seorang yang dapat menjalankan amanahku. Mengapa kamu mengirimkan seorang akuntan yang berbeda agama denganku?”

Related Posts

Kemuliaan Garis Keturunan Nabi

Dalam setiap larangannya itu, Umar selalu memberikan alasannya yaitu. Bahwa mereka sering melakukan praktek suap menyuap, padahal hal itu tidak dibolehkan dalam agama Islam. Umar juga pernah memiliki seorang budak dari Ahli Kitab yang bernama Asbaq. Beliau pun mengajaknya untuk masuk Islam sehingga ia dapat diperbantukan dalam beberapa urusan Kaum Muslimin. Akan tetapi, ia menolak ajakan tersebut. Maka, Umar pun membebaskannya dan berkata, “Pergilah sesuka hatimu!”

Larangannya untuk mempekerjakan Ahli Kitab dalam tugas-tugas negara dimaksudkan untuk menegakkan keadilan, menghindari praktek suap menyuap dan penyimpangan kekuasaan. Tidak dipungkiri lagi bahwa mempekerjakan orang asing dalam sebuah negara dapat menimbulkan dampak negatif bagi negara itu sendiri. Karena setiap orang asing yang bekerja di sebuah negara, tentu saja ia akan lebih mengutamakan kepentingan negaranya sendiri daripada kepentingan negara lain.

Pada zaman sekarang ini, setiap negara telah menentukan syarat-syarat tertentu bagi jabatan-jabatan penting diantaranya adalah tidak dibolehkan bagi orang asing untuk menduduki jabatan tersebut kecuali jika dapat mendatangkan manfaat. []

Sumber: Anak-Anak Dalam Pangkuan Rasulullah/ Penerbit: DR. Muhammad Husni Musthafa/ Penerbit: Akbarmedia

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

you're currently offline