Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Mana Diantara Keduanya yang Akan Terpotong

0

Terjadi suatu peristiwa unik yang menunjukan cinta Rasulullah kepada Aisyah, hal itu diceritakan sendiri oleh Ibunda Aisyah.

“Rasulullah datang ke tempatku dengan membawa seorang tawanan (menitipkannya di tempatku). Namun aku lengah, tidak menjaganya hingga ia kabur. Tak seberapa lama kemudian Nabi datang bertanya, ‘Apa yang dilakukan tawanan tadi kepadamu?’

Ia menjawab, ‘Aku lalu menjaganya dan keasyikan mengobrol dengan para istri yang lain, lalu ia keluar.’

Beliau menukas, ‘Bagaimana kamu ini? Semoga Allah memotong satu tanganmu atau kedua-duanya.’

Beliau lantas keluar mengumumkan hilangnya tawanan tersebut ke khalayak masyarakat. Mereka pun bersigap mencarinya, lalu membawanya kepada beliau. Beliau kemudian masuk menemuiku ketika aku sedang membolak-balik tanganku untuk melihat mana diantara keduanya yang akan terpotong.

Beliau bertanya, ‘Apa-apaan kamu? Apa kamu sudah gila?’

Aku menjawab, ‘Tadi engkau berdo’a mengutukku, maka aku bolak-balik tanganku untuk melihat mana diantara keduanya yang terpotong.’

Nabi langsung bersyukur memuji Allah seraya mengangkat kedua tangannya dan berkata,

‘Ya Allah sesungguhnya hamba juga manusia. Hamba juga bisa marah sebagaimana manusia lain biasa marah. Siapa saja mukmin atau mukminah yang aku do’akan jelek. Maka jadikanlah ia sebagai pembersih dan pembasuh (dosa-dosanya).’“ (HR Ahmad) []

Sumber: Aisyah yang Cerdas dan yang Dicintai/ Penulis: Ahmad Ibnu Salim Baduwilan/ Penerbit: Irsyad Baitus Salam

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

you're currently offline