Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Lima Tingkatan Manusia dalam Shalat

0

Ibnul Qayim berkata, “Tingkatan Manusia dalam shalat ada lima:

Pertama, orang yang sangat zalim terhadap dirinya. mereka adalah orang yang wudhunya tidak sempurna, waktu shalatnya tidak terjaga dan syarat dan rukun shalatnya tidak diperhatikan

BACA JUGA: Sahabat Nabi yang Shalat dengan Berjalan

Kedua, orang yang memperhatikan shalat, wudhunya dan rukun-rukun nya lahiriah shalat. Akan tetapi ia lupa akan kesungguhan jiwa. Mereka terlena oleh bisikan dan gangguan yang ada dalam pikirannya.

Ketiga, orang yang menjaga syarat dan rukun shalatnya dan jiwanya bersungguh-sungguh melawan bisikan dan gangguan Mereka sangat semangat dalam musuh-musuh agar tidak mampu mencuri shalat mereka orang seperti ini berada dalam shalat dan perjuangan.

Keempat, orang yang sangat memperhatikan shalatnya dan hatinya terfokus dalam ruh shalat dan penghambaan terhadap Tuhannya.

Kelima, orang yang mencurahkan segala pikiran dan hatinya untuk mencapai kekhusyukan yang paripurna di dalam shalatnya ia melihat allah dengan Allah dengan hatinya dan ia sadar bahwa Allah selalu mengawasinya. Hatinya penuh dengan cinta dan keagungannya. Bisikan dan gidaan lenyap dari dirinya. Tabir penutup antara dirinya dan Allah telah terbuka.

BACA JUGA: Inilah Cara Shalat Saat Akan Berperang

Perbedaan orang seperti dengan orang yang lupa di dalam shalatnya bagaikan jarak antara bumi dan langit. Orang seperti itu mampu menyatu dengan Allah dalam shalatnya.

Yang pertama disiksa, yang kedua dihisab, yang ketiga dimaafkan, yang keempat mendapatkan pahala, dan yang kelima dekat dan menjadi kekasih allah.” []

Sumber: Bertansaksi dengan Allah/Karya: Khalid Abu Syadi/Penerbit: Qisthi Press/2005

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

you're currently offline