Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Jodoh untuk Putri Saudagar Kaya

0

Saat Abdullah bin Mubarak memasuki Kota Madinah, masyarakat datang berbondong-bondong menyambutnya. Saat itu, kebetulan Ibu Suri Gubernur Madinah menyaksikan kejadian itu dan bertanya. “Siapakah orang yang datang ke kota ini?”

“Dia adalah seorang ulama Islam,” jawab pelayannya.

Abdullah adalah anak seorang budak hitam bernama Mubarak. Budak ini berwajah buruk dan telapak kakinya pecah-pecah. Walaupun demikian, dia seorang yang saleh dan wara’. Dahulu. ayahnya pernah bekerja sebagai penjaga kebun.

Pada suatu hari, tuannya datang mengunjungi kebunnya. “Mubarak, petiklah beberapa anggur yang manis untukku!”

Kemudian, Mubarak pergi sebentar. Lalu, dia kembali membawa anggur.

“Mubarak, anggur ini rasanya asam. Tolong, carikan yang manis!” perintah tuannya setelah memakan anggur itu.

Mubarak segera pergi lagi. Tak lama, dia kembali dengan anggur lain. “Bagaimana kamu ini? Aku suruh petik anggur yang manis, tapi lagi-lagi kamu memberiku anggur masam. Padahal, kamu sudah dua tahun tinggal di kebun ini, kan?” tegur tuannya kesal.

“Tuanku, aku tidak bisa membedakan anggur yang manis dengan yang masam karena Tuan mempekerjakan aku di kebun ini hanya sebagai penjaga. Sejak tinggal di kebun ini, aku belum pernah merasakan sebutir anggur pun. Bagaimana mungkin aku bisa membedakan mana anggur yang manis dan mana yang masam?” jawabnya.

Tuannya tertegun mendengar jawaban Mubarak. Kemudian, tuannya pulang ke rumah. Pemilik kebun itu memiliki seorang anak gadis. “Aku telah menemukan calon suami untuk anak gadis kita,” kata pemilik kebun.

“Siapa dia?” tanya istrinya.

“Mubarak, budak yang menjaga kebun anggur kita.”

Kemudian, sang istri menemui anak gadisnya, “Ayahmu akan menikahkanmu dengan seorang budak hitam bernama Mubarak. Aku datang untuk meminta persetujuanmu.”

“Ibu, jika kalian berdua telah setuju menikahkanku dengan Mubarak, aku pun setuju.”

Sang ayah yang kaya raya itu kemudian menikahkan anak gadisnya dengan Mubarak. Dari pernikahan ini, lahirlah Abdullah bin Mubarak. []

Sumber: 100 Kisah Islami Pilihan/ penulis: Salman Iskandar/ Penerbit: Mizan, 2009

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

you're currently offline