Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Jarak Waktu antara Dua Tiupan Sangkakala

0

Kiamat adalah sebuah rahasia yang kedatangannya tidak ada yang mengetahui melainkan hanya Allah subhaanahu wa ta’ala, tapi apakah jarak peniupan sangkakala pertama dan kedua diketahui jaraknya?

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ:

قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم: مَا بَيْنَ النَّفْخَتَيْنِ أَرْبَعُوْنَ. قَالُوْا: يَا أَبَا هُرَيْرَةَ! أَرْبَعُوْنَ يَوْمًا؟ قَالَ: أَبَيْتُ. قاَلُوْا: أَرْبَعُوْنَ شَهْرًا؟ قَالَ: أَبَيْتُ. قَالُوْا: أَرْبَعُوْنَ سَنَةً؟ قَالَ: أَبَيْتُ. ثُمَّ يُنْزِلُ اللهُ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَيَنْبُتُوْنَ كَمَا يَنْبُتُ الْبَقَلُ قَالَ : وَلَيْسَ مِنَ اْلإِنْسَانِ شَيْءٌ إِلاَّ يَبْلَى. إِلاَّ عِظَمًا وَاحِدًا وَهُوَ عَجْبَ الذَّنَبِ. وَمِنْهُ يُرْكَبُ الْخَلْقُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

Hadis riwayat Abu Hurairah Radhiyallahu’anhu, ia berkata:

Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam bersabda, “Jarak waktu antara dua tiupan sangkakala itu adalah empat puluh.”

Mereka bertanya, “Wahai Abu Hurairah, apakah empat puluh hari?”

BACA JUGA: Kesombongan Iblis

Related Posts

Ternyata Surga Merindukan 4 Golongan Ini

Ia menjawab, “Aku tidak dapat menyebutkan.”

Mereka bertanya lagi, “Empat puluh bulan?”

Ia menjawab, “Aku tidak dapat menyebutkan.”

Mereka bertanya lagi, “Empat puluh tahun?”

Ia menjawab, “Aku tidak dapat menyebutkan.”

Kemudian Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam bersabda lagi: Lalu Allah menurunkan hujan, sehingga mayat-mayat tumbuh (bangkit) seperti tumbuhnya tanaman sayuran. Tidak ada satu bagian tubuh manusia kecuali semua telah hancur selain satu tulang, yaitu tulang ekornya dan dari tulang itulah jasad manusia akan disusun kembali pada hari kiamat.

Wallahu’alam Bisshawab. []

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

you're currently offline