Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Hamzah bin Abdul Muthalib, Singa Allah dan Singa Rasul-Nya

0

Hamzah bin Abdul Muthalib memeluk agama Islam secara yakin. Allah menguatkan Islam dengan adanya Hamzah. Bagai batu karang yang kukuh menjulang, ia membela Rasulullah dan para shahabatnya yang lemah. Abu Jahal melihat Hamzah berdiri dalam barisan kaum Muslimin, maka menurut keyakinannya perang sudah tidak dapat dielakkan lagi.

Karena itu, ia menghasut orang-orang Quraisy untuk melakukan kekerasan terhadap Rasulullah dan para shahabat. Ia terus mempersiapkan diri untuk melancarkan perang saudara yang akan melenyapkan semua dendam dan sakit hatinya.

Hamzah tidak dapat membendung sagala gangguan mereka, tetapi keislamannya seolah-olah menjadi benteng dan perisai, di samping menjadi daya tarik bagi kebanyakan kabilah Arab untuk mengikuti langkahnya. Kemudian, daya tarik itu dikuatkan lagi dengan keislaman Umar bin Al-Khatthab, sehingga mereka pun berbondong-bondong memeluk Islam.

Related Posts

Syuhada yang Dishalati Hingga 70 kali

Sejak memeluk Islam, Hamzah telah bertekad akan membaktikan hidupnya untuk Allah dan agama-Nya, hingga Nabi berkenan memasangkan pada dirinya julukan istimewa ini, “Singa Allah dan singa Rasul-Nya.”

Pengiriman pasukan perang yang tidak disertai Nabi, yang pertama dikirim untuk menghadapi musuh, dipimpin oleh Hamzah.

Panji Islam pertama yang dipercayakan oleh Rasulullah kepada salah seorang Muslimin diserahkan kepada Hamzah. Kemudian, ketika kedua pasukan telah berhadap-hadapan di Perang Badar, keberanian luar biasa yang telah ditunjukkan oleh Singa Allah dan Singa Rasul-Nya yang tiada lain adalah Hamzah. []

Sumber: Karakteristik Perihidup 60 Sahabat Rasulullah/ Penulis : Khalid Muhammad Khalid/ Penerbit : CV Diponegoro Bandung, 2006

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

you're currently offline