Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Do’a Ampunan yang Rasulullah Ajarkan

0

Dari Zaid bin Tsabit bahwa Rasulullah mengajarinya satu do’a dan menyuruhnya agar dia selalu memperhatikannya, juga hendaknya dia menyuruhnya agar dia menyuruh keluarganya untuk selalu memperhatikannya pada setiap hari.

Beliau bersabda, Ucapkanlah saat kamu masuk waktu pagi, aku memenuhi seruan-Mu ya Allah, aku memenuhi seruan-Mu dan semoga Engkau berkenan dan kebaikan berada di tangan-Mu, dari-Mu, dan kepada-Mu. Ya Allah, tidaklah aku mengucapkan suatu perkataan, atau menyampaikan suatu sumpah, atau melakukan suatu nadzar, maka kehendak-Mu ada di antaranya.

Apa yang Engkau kehendaki pasti terjadi, dan apa yang tidak Engkau kehendaki pasti tidak akan terjadi. Tidak ada daya upaya da kekuatan kecuali dengan izin-Mu. Sesungguhnya Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu. Ya Allah, rahmat yang Engkau limpahkan, maka ia terdapat pada orang yang Engkau rahmati, dan laknat yang Engkau timpakan, maka ia terdapat pada orang yang Engkau laknat. Sesungguhnya engkau pelindung di dunia dan akhirat.

Related Posts

Pernahkah Engkau Menderita Kesusahan?

Wafatkanlah aku dalam keadaan muslim dan masukkanlah aku dalam golongan orang-orang saleh. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu keridhaan setelah ketetapan, dan kesejukan hidup setelah kematian, serta nikmatnya memandang wajah-Mu dan kerinduan pada pertemuan dengan-Mu tanpa disertai kesulitan yang membahayakan, tidak pula fitnah yang menyesatkan.

Aku berlindung kepada-Mu ya Allah, dari aku didzalimi atau mendzalimi, atau aku dimusuhi atau memusuhi, atau aku melakukan kesalahan atau dosa yang tidak Engkau ampuni. Ya Allah, Pencipta Langit dan Bumi, Yang Maha Mengetahui yang gaib dan nyata, Yang memiliki keagungan dunia ini, dan aku bersaksi kepada-Mu dan cukup Allah sebagai saksi- aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Engkau semata tiada sekutu bagi-Mu, milik-Mu kekuasaan dan bagi-Mu segala puji, dan Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Mu.

Aku bersaksi bahwa panji-Mu benar, pertemuan dengan-Mu benar, surga itu benar, hari kiamat tidak diragukan pasti datang, Engkau membangkitkan siapa saja yang di dalam kubur, serta bahwasannya jika Engkau menyerahkanku pada diriku sendiri maka Engkau menyerahkan pada kelemahan, aib, dosa, dan kesalahan, aku tidak mempercayai kecuali pada rahmat-Mu, maka ampunilah seluruh dosaku, sesungguhnya tidak ada yang mengampuni dosa-dosa selain Engkau, dan terimalah tobatku, sesungguhnya Engkau Maha Penerima tobat, Maha Penyayang.” (HR Ahmad dan Al-Albany) []

Sumber: Menggapai Nikmatnya Beribadah Dalam Konsep Pendidikan Islam/ Penulis: Khalid Sayyid Rusyah/ Penerbit: Cakrawala Publishing, 2009

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

you're currently offline