Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Bentuk Kasih Sayang Abu Hurairah terhadap Ibunya

0

Abu Murroh pernah berkendara dengan Abu Hurairah menuju tanah `Aqiq. Saat Abu Hurairah memasuki kampung halamannya, dia berteriak dengan suara lantang, “Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, ya Umi. (Semoga keselamatan, rahmat, dan keberkahan Allah tercurah untukmu, wahai Ibuku).”

Ibunya menjawab, “Semoga keselamatan, rahmat, dan keberkahan Allah juga tercurah untukmu.”

Abu Hurairah berkata lagi, “Semoga Allah merahmatimu, sebagaimana engkau telah mendidikku saat aku masih kecil.”

Ibunya menjawab, “Semoga untukmu juga, wahai Anakku. Semoga Allah memberikan balasan yang terbaik kepadamu serta meridhaimu, sebagaimana engkau telah berbakti kepadaku setelah engkau dewasa.”

Muhammad bin Sirin menuturkan bahwa pada suatu malam, dia dan temannya berada di dekat Abu Hurairah.

Abu Hurairah berdoa, “Ya Allah, ampunilah aku, ibuku, dan orang-orang yang memohonkan ampunan untuk keduanya.”

Lalu, Muhammad berkata kepada temannya, “Marilah kita memohonkan ampunan untuk Abu Hurairah dan ibunya agar kita termasuk orang yang ada dalam doa Abu Hurairah!”

Diriwayatkan juga dari Abu Umamah bahwa Abu Hurairah biasa menggendong ibunya ke tempat buang air (setiap kali ibunya ingin buang hajat), lalu menurunkannya di sana. Hal itu dilakukan setelah ibunya tua dan mengalami kebutaan. []

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

you're currently offline