Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Beginilah Keadaan Para Pecinta Allah di Dalam Kubur

0

Setelah kematian itu menghampiri manusia, dan raga mereka berada di dalam kubur, maka para pecinta Allah SWT ditaburi dengan berkah dari-Nya. Beberapa kejadian diceritakan sebagai siraman air yang menyegarkan hati.

1. Setelah Rabi’ah al-Basriyyah, seorang wanita suci meninggal, ia muncul dalam mimpi seseorang. Orang tersebut bertanya kepada Rabi’ah apa yang terjadi setelah ia meninggal. Ia menjawab, “Malaikat datang dan mulai bertanya, ‘Siapakah Tuhanmu?’

Aku katakan pada mereka agar datang kepada Allah atas namaku, ‘Ya Allah, makhluk-Mu sangat banayk, namun Engkau tidak melupakan seorang wanita tua ini. Aku tidak memiliki yang lain kecuali Engkau, bagaimana aku dapat melupakan-Mu?'”

2. Seseorang memimpikan Bayazid Bustami dan bertanya kepadanya, “Apa yang terjadi di kuburmu?”

Ia menjawab, “Malaikat datang dan bertanya, ‘Wahai orang tua, apa yang anda bawa?”

Aku menjawab, ‘Ketika seseorang tiba dipintu seorang raja, tidak ditanyakan apa yang ia bawa, sebaliknya apa yang akan ia terima?'”

Malaikat pun senag mendengar jawaban ini.

3. Setelah meninggal, hadrat Syaikh ‘Abdur Qadir Jailani muncul dalam mimpi seseorang dan ditanya, “Apa yang terjadi setelah meninggal?”

Ia menjawab, “Malaikat bertanya kepadaku, ‘Siapakah Tuhanmu?’

Aku Menjawab, ‘Aneh, Anda telah turun dari Shidrat al-Muntaha dan tidak melupakan Allah SWT, haruskah aku yang telah turun dengan empat kaki melupakan segala sesuatu?’

Setelah itu pintu rahmat Allah Swt terbuka dan kuburku dirubah menjadi taman.”

Diriwayatkan dalam sebuah hadits bahwa ketika seorang beriman dikubur, Allah Swt memberitahu malaikat, “Hamba-Ku ini, yang baru datang dari dunia materi (dunya), lelah. Perintahlah ia, ‘Tidurlah seperti tidurnya pengantin.'”

Para ulama memberikan penjelasan dengan cerdik. Kisah itu tidak mengatakan, “Perintahlah ia, ‘Tidurlah dengan tenang,'” tetapi “Perintahlah ia, ‘Tidurlah seperti tidurnya pengantin.'”

Karena ketika pengantin tidur, tidaklah ada yang lain membangunkan kecuali kekasihnya. Demikian pula dengan orang yang beriman yang tidur di alam kubur, tidak akan dibangunkan oelh siapapun kecuali Kekasihnya yang sebenarnyadi Hari Pengadilan.

Ketika pecinta yang tulus bangun di Hari Pengadilan, ia akan melihat Allah Swt tersenyum kepadanya. Wallahu a’lam []

Sumber: Cinta Abadi Para Kekasih Allah/Penulis: Faqir Zulfiqar Ahmad Naqshbandi/Penerbit: Marja,2001

Leave A Reply

Your email address will not be published.

you're currently offline