Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Apakah Al-Maut Itu?

0

Ketika Allah SWT mencipta Al-Maut (kematian) dan menyerahkan kepada malaikat Izrail, maka berkata malaikat Izrail, “Wahai Tuhanku, apakah Al-Maut itu?”

Maka Allah SWT menyingkap rahasia Al-Maut itu dan memerintah seluruh malaikat menyaksikannva. Setelah seluruh malaikat menyaksikannya Al-Maut itu, maka tersungkurlah semuanya dalam keadaan pingsan selama seribu tahun. Setelah para malaikat sadar kembali, bertanyalah mereka, “Ya Tuhan kami adakah makhluk yang lebih besar dari ini?”

Kemudian Allah SWT berfirman, “Akulah yang menciptakannya dan Aku-lah yang Agung dari padanya. Seluruh akan merasakan Al-Maut itu.”

Kemudian Allah SWT memerintahkan Izrail mengambil Al-Maut dan Allah telah menyerahkan kepadanya. Walau bagaimanapun, Malaikat Izrail khawatir jika tidak terdaya untuk mengambilnya sedangkan Al-Maut lebih agung daripadanya. Kemudian Allah SWT memberikannya kekuatan, sehinggalah Al-Maut itu menetap di tangannya.

Allah SWT berfirman, “Katakanlah, ‘Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kernudion kamu akan dikembalikan kepada (Ailah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.” (QS. Al-Jumu’ah: 8)

Disebutkan pula, setelah seluruh makhluk hidup sudah dicabut nyawanya pada hari kiamat kelak dan yang tersisa tinggal malaikat lzrail, lalu Allah SWT menyuruhnya untuk mencabut nyawanya sendiri, demi dahsyatnya sakaratul maut yang sedang terjadi terhadap dirinya, beliau mengatakan “Ya Allah seandainya saya tahu ternyata pedih sekali sakaratul maut ini, tidak akan tega saya mencabut nyawa seorang, mukmin”

Malaikat Izrail diberi kemampuan yang luar biasa oleh Allah hingga barat dan timur dapat dijangkau dengan mudah olehnya seperti seseorang yang sedang menghadap sebuah meja makan yang dipenuhi dengan berbagai makanan yang siap untuk dimakan. Ia juga sanggup membolak-balikkan dunia sebagaimana kemampuan seseorang sanggup membolak-balikkan uang.

Sewaktu malaikat Izrail menjalankan tugasnya mencabut nyawa makhluk-makhluk dunia, ia akan turun ke dunia bersama-sama dengan dua kumpulan malaikat yaitu Malaikat Rahmat dan Malaikat ‘Azab. Sedangkan untuk mengetahui dimana seseorang akan menemui ajalnya itu adalah tugas dari Malaikat Arham.

Firman Allah SWT, “Bagi setiap umat mempunyai ajal (batas waktu). Apabila ajalnya tiba, mereka tidak dapat meminta penundaan atau percepatan sesaat”. (QS. Yunus: 49)

Bagaimanapun, Izrail bersama Jibril, Israfil dan pernah ditugaskan ketika Allah menciptakan Nabi Adam. Israfil juga adalah antara Malaikat yang sering turun ke bumi untuk bertemu dengan para nabi antaranya ialah Nabi Ibrahim AS. dan Nabi Idris AS. []

Sumber: Mengenal Ekstensi Malaikat /Penulis: Anno D Sanjari / Penerbit: Sagita Publishing, 2011

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

you're currently offline